Kawasan Wisata Situ Gunung Sukabumi Siap Terima Kunjungan Wisatawan

98
Wakil Menteri LHK Alue Dohong saat melakukan inspeksi menyongsong new normal di Situ Gunung sekaligus mengitari jembatan gantung terpanjang di Asia Tenggara, 243 meter. Objek wisata alam Situ Gunung di Sukabumi siap terima kunjungan wisatawan dengan menerapkan protokol kesehatan. Foto: KLHK
Wakil Menteri LHK Alue Dohong saat melakukan inspeksi menyongsong new normal di Situ Gunung sekaligus mengitari jembatan gantung terpanjang di Asia Tenggara, 243 meter. Objek wisata alam Situ Gunung di Sukabumi siap terima kunjungan wisatawan dengan menerapkan protokol kesehatan. Foto: KLHK

TROPIS.CO, SUKABUMI – Objek wisata alam Situ Gunung yang berada di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango di Kadudampit, Sukabumi, kini sudah siap dikunjungi kalangan wisatawan.

Berbagai infrastruktur untuk mendukung kunjungan wisatawan, terutama dalam kesiapan protokol kesehatan pandemi Covid-19, sudah tersedia baik.

Wakil Menteri (Wamen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Alue Dohong sudah memastikan bahwa new normal sudah bisa diterapkan di dalam kawasan wisata alam Situ Gunung.

Kamis (11/6/2020) lalu,  Alue Dohong bersama Wiratno, Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), telah bertandang ke objek wisata yang terletak sekitar 90-an kilometer dari pusat Kota Metropolitan Jakarta itu.

Di objek wisata ini, Alue Dohong dan Wiratno tak sebatas melihat dan mencari tahu lebih jelas tentang kondisi lapangan menyongsong dibuka kembalinya wisata alam Situ Gunung.

Baca juga: Di Era New Normal, Mesti Kurangi Timbulan Sampah Mulai dari Rumah

Alue Dohong dan Wiratno sempat mengitari suspension bridge atau jembatan gantung terpanjang di Asia Tenggara ini, yakni 243 meter.

“Ya, saya amati kesiapannya sudah mantap, tanda jarak untuk setiap pengunjung melintas jembatanpun sudah tersedia.”

“Setiap pengunjung yang melintas di jembatan ini hendaknya dilengkapi sabuk pengaman yang terhubung langsung dengan bentang baja pada jembatan tersebut.”

“Setiap pengunjung yang melintas harus selalu diawasi oleh petugas agar selalu terjaga keamanannya,” kata Alue Dohong.

Protokol kesehatan tetap berlaku, jaga jarak, cuci tangan dan jangan berkumpul