Astra Agro Raih Laba Bersih Rp371,06 Miliar di Kuartal I

23
Penyelenggaraan RUPST PT Astra Agro Lestari Tbk dengan live streaming ini dalam rangka menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Foto: Astra Agro
Penyelenggaraan RUPST PT Astra Agro Lestari Tbk dengan live streaming ini dalam rangka menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Foto: Astra Agro

TROPIS.CO, JAKARTA – Tahun 2020 perekonomian dunia menghadapi tantangan yang cukup berat, terutama terkait dengan pandemi Covid-19 dan CPO (crude palm oil) turun sebagai dampak melemahnya harga minyak mentah yang cukup signifikan.

Namun PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) mencatatkan kinerja finansial dan operasional yang positif.

Pada Januari hingga Maret 2020, laba bersih Astra Agro meningkat 892 persen menjadi Rp371,06 miliar dibandingkan periode yang sama tahun 2019.

“Dengan kenaikan itu, laba per saham juga meningkat 891,72 persen dari Rp19,44 pada kuartal I tahun 2019 menjadi Rp192,79 pada kuartal I tahun 2020,” kata Presiden Direktur Astra Agro Santosa dalam keterangan persnya usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Rabu (10/62020), yang dilaksanakan secara live streaming.

Penyelenggaraan RUPST dengan live streaming ini dalam rangka menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Kenaikan laba bersih perusahaan pada kuartal I tahun 2020 ini didorong oleh peningkatan rata-rata harga jual minyak kelapa sawit sebesar 45 persen menjadi Rp9.037 per kilogram.

Pada periode yang sama, pendapatan bersih Astra Agro naik 13,3 persen dari Rp4,23 triliun menjadi Rp4,80 triliun.

“Faktor cuaca mempengaruhi produksi TBS (tandan buah segar) pada kuartal pertama tahun ini,” kata Santosa.

Baca juga: Kenaikan Ekspor ke Pasar Tradisional Memberi Harapan

Dari aspek operasional, pada kuartal I tahun 2020, produksi TBS Astra Agro turun 8,5 persen dari 1,21 juta ton menjadi 1,1 juta ton.

Produksi minyak sawit mentah (CPO) turun 14,6 persen dari 415 ribu ton menjadi 354 ribu ton.

Produksi olein meningkat 20,9 persen dari 83,6 ribu ton menjadi 101,1 ribu ton.

Untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi perusahaan sepanjang tahun 2020, Astra Agro menerapkan rencana strategis antara lain melanjutkan program intensifikasi, mekanisasi dan automasi melalui penerapan inovasi teknologi.

Selain itu, Astra Agro juga melakukan penelitian untuk mengembangkan benih unggul dan aplikasi terapannya, serta melanjutkan operasi industri hilir juga menggulirkan program peremajaan tanaman (replanting).

Dalam meningkatkan volume penjualan, Astra Agro terus melakukan pengembangan kerja sama dengan kebun masyarakat sekitar.

Perusahaan berkomitmen untuk melaksanakan tata kelola bisnis yang berkelanjutan dengan menjalankan empat pilar tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yakni pendidikan, ekonomi, kesehatan dan lingkungan.