Banyak Satwa Langka Melahirkan di Masa Pandemi Covid-19

Gajah Sumatera

Menteri LHK itu menyebut, selain Fitri dan  Covid yang merupakan  gajah Sumatera, lahir di TSI Bogor, di Gembira Loka Jokjakarta, juga ada komodo yang menetaskan 12 ekor anaknya, dan burung kasturi raja seekor. Tarsius di Faunaland  Ancol. Kasuari (tiga ekor) di R Zoo and Park di Sumatera Utara, serta satwa-satwa eksotik lainnya seperti jerapah, zebra dan common marmoset.

“Ini menandakan bahwa pengelola LK telah menerapkan kesejahteraan satwa dengan baik,” kata Menteri.

Dengan dilakukan pengelolaan  yang benar,  hingga kemudian,  satwa dapat berkembang biak secara alami dan telah menjalankan fungsinya sebagai tempat pengembangbiakan di luar habitat dengan tetap mempertahankan kemurnian genetiknya.

“Diharapkan melalui program breeding terkontrol ini, program konservasi ex-situ link to in-situ bisa dijalankan dan pada akhirnya peningkatan populasi in-situ dapat tercapai,” ujar Menteri Siti.

Hal ini juga dibuktikan oleh KLHK dengan telah melakukan pelepasliaran satwa ke habitat alaminya dari pusat rehabilitasi, pusat penyelamatan, dan unit konservasi satwa lainnya sebanyak 214.154 individu periode tahun 2016-2020.

Menteri Siti menjelaskan lebih lanjut tentang upaya KLHK dalam konservasi satwa yang dilindungi.

Dirinya menerangkan pentingnya pengelolaan populasi spesies terisolasi, konektivitas kantung-kantung habitat satwa, dan penciptaan kantung-kantung baru untuk mendukung peningkatan populasi serta pengelolaan metapopulasi.

Untuk itu, Menteri Siti sedang mengembabngkan suatu kebijakan untuk mendorong adanya konektivitas kantong-kantong baru satwa melalui pengembangan sistem kawasan lindung yang mencakup areal yang bernilai konservasi tinggi di konsesi-konsesi sektor kehutanan dan perkebunan.

“KLHK telah mengidentifikasi ada 1,4 juta hektar area bernilai konservasi tinggi yang dapat masuk ke dalam sistem kawasan yang dilindungi,” jelas Menteri Siti.

Pada tingkat spesies, Indonesia telah menyusun peta jalan untuk memulihkan populasi 25 spesies target yang terancam punah.

Melalui lebih dari 270 lokasi pemantauan, beberapa populasi spesies meningkat, seperti jalak Bali, harimau Sumatra, badak Jawa, gajah Sumatra, dan elang Jawa.

Kemudian pada tingkat genetik, Indonesia telah mempromosikan bioprospeksi (bioprospecting) untuk keamanan dan kesehatan pangan, seperti Candidaspongia untuk antikanker, dan gaharu untuk disinfektan, yang produksinya telah ditingkatkan selama pandemi Covid-19 ini. (*)

____