RS Darurat Penanganan Covid-19 di Empat Tower Wisma Atlet Kemayoran Siap 100 Persen

12
Bantuan alat-alat kesehatan akan dikoordinir oleh Kementerian BUMN dan ini adalah bentuk sinergi pemerintah untuk penanganan Covid-19. Foto: Kementerian PUPR
Bantuan alat-alat kesehatan akan dikoordinir oleh Kementerian BUMN dan ini adalah bentuk sinergi pemerintah untuk penanganan Covid-19. Foto: Kementerian PUPR

TROPIS.CO, JAKARTA – Perbaikan dan perapihan Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta yang akan digunakan sebagai Rumah Sakit (RS) Darurat Penanganan Covid-19 sudah 100 persen.

Perbaikan dilakukan sebagai tindaklanjut dari perintah Presiden RI Joko Widodo atas permintaan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) selaku Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Hal itu disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono usai meninjau kesiapan Wisma Atlet Kemayoran sebagai RS Darurat Penanganan Covid-19, Minggu (22/3/2020).

“Ada tiga komponen pekerjaan yang dilakukan. Pertama pembersihan ruangan karena sudah lama tidak dipakai, termasuk penyemprotan disinfektan kemarin sore, 100 persen sudah selesai.”

“Kemudian modifikasi perbaikan sedikit di lantai satu, dua, dan tiga, serta pada Tower 7 yang akan dimanfaatkan sebagai RS Darurat dilengkapi dengan ruang laboratorium, farmasi, radiologi, dan ICU semua sudah siap 100 persen,” kata Menteri Basuki

Menurutnya, saat ini tinggal dilakukan instalasi atau pemasangan peralatan medis yang semuanya sudah masuk ke Wisma Atlet Kemayoran.

Baca juga: Empat Tower Wisma Atlet Kemayoran Dijadikan sebagai RS Darurat Covid-19

“Semua peralatan medis portable diinstal dan sudah selesai semua.”

“Selanjutnya kita bisa lakukan gladi resik untuk protokol pengaturan lalu lintas orang, sehingga pasien dan petugas tidak boleh berpapasan.”

“Besok Senin (23/3/2020), Insya Allah kita akan mulai operasionalnya,” ujar Menteri Basuki.

Ia mengatakan, semua protokol terkait pelayanan kesehatan akan diatur oleh Kementerian Kesehatan dengan operasionalnya akan dibantu oleh TNI, Kepolisian, dan relawan, di bawah komando dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

“Sedangkan untuk bantuan alat-alat kesehatan akan dikoordinir oleh Kementerian BUMN dan ini adalah bentuk sinergi pemerintah untuk penanganan Covid-19,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, Wisma Atlet Kemayoran sebagai RS Darurat Covid-19 diperuntukkan untuk pasien positif virus Corona yang kondisinya sakit ringan.

Hal itu dilakukan agar rumah sakit rujukan Corona bisa fokus untuk menangani pasien Covid-19 yang kondisinya sakit berat.

Dia menyatakan, rumah sakit yang akan menentukan pasien mana yang akan dirawat di Wisma Atlet agar pasien positif Covid-19 dengan sakit ringan tidak menyebabkan penularan baru.

“Rumah Sakit yang akan melakukan seleksi, mana yang bisa dirawat di Wisma Atlet. Untuk tenaga medis saya cek sudah siap semua,” ungkap Menkes Terawan.

Dari 10 tower yang ada di Wisma Atlet Kemayoran, Kementerian PUPR menyiapkan empat tower untuk digunakan sebagai RS Darurat yakni Tower 1, 3, 6 dan 7 yang semuanya berada di Blok D10.

Tower 6 secara utuh mulai lantai satu hingga 24 akan digunakan sebagai ruang rawat inap pasien.

Kapasitas yang tersedia adalah 650 unit dan dapat menampung 1.750 orang dan satu kamar diperkirakan dapat menampung dua hingga tiga orang pasien.

Di Tower 7 akan dibagi menjadi beberapa fungsi, di lantai satu akan digunakan sebagai IGD, lantai dua untuk ICU, lantai tiga untuk ruang refreshing.

Lantas lantai empat sampai 24 akan digunakan sebagai ruang rawat inap pasien.

Kapasitas di Tower 7 adalah 886 unit dengan kapasitas ruang rawat maksimum adalah 2.458 pasien.

Baca juga: Serapan KUR Pertanian Mencapai Rp10,2 Triliun

Untuk dokter dan petugas medis akan menggunakan Tower 1 lantai satu hingga 24 dengan kapasitas 650 unit dan dapat menampung maksimum 1.750 orang.

Di Tower 3 lantai satu hingga 24 direncanakan untuk Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

Jumlah unit yang tersedia sebanyak 650 unit dan dapat menampung maksimal 1.750 orang.

Turut hadir dalam peninjauan Wisma Atlet Kemayoran, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Gugus Tugas Covid-19 Doni Monardo, serta Kepala Badan Pemeliharaan dan Keamanan (Kabaharkam) Mabes Polri Komjen Pol Agus Andrianto. (*)