Tumpukan Sampah di Stasiun KA Rawa Buntu BSD

94
Tumpukan sampah di Stasiun KA Rawa Buntu mengganggu pemandangan dan menimbulkan bau tidak sedap. Foto: Istimewa
Tumpukan sampah di Stasiun KA Rawa Buntu mengganggu pemandangan dan menimbulkan bau tidak sedap. Foto: Istimewa

TROPIS.CO, SERPONG – Sangat memalukan di kawasan elit Bumi Serpong Damai, Tangerang Selatan (Tangsel), sampah dibiarkan berserakakan, seperti tak ada yang mengurus.

Tumpukan bekas ranting dan daun di atas jempatan penyeberangan Stasiun Rawabuntu, sudah hampir satu bulan dibiarkan membusuk.

Sebaran sampah plastik, kertas dan berbagai jenis sampah lainnya, sangat merusak pandangan, hingga mencerminkan kawasan sekitar stasiun itu sangat kumuh.

Dalam pengamatan TROPIS.CO dua pekan terakhir, tidak ada tanda tanda sampah sampah itu mau dibersihkan dan pihak stasiun seakan tak peduli terhadap kondisi itu.

Seorang petugas keamanan menyebutkan bahwa jempatan penyeberangan itu bukan lagi wilayah mereka.

“Itu Pemda Tangsel mungkin yang bangun bukan pihak stasiun,” ujarnya, Senin (17/2/2020).

Mungkin karena merasa bukan wilayahnya, hingga pihak stasiun tak peduli terhadap kondisi lingkungan sekitarnya. ”

Kita sudah sering menyampaikan ini, tapi seperti tak digubris,” ujar Herlina.

Warga BSD ini mengakui, mereka sangat risih melihat kondisi sampah yang terurus itu.

Kelihatannya sangat jorok, padahal itu kawasan pelintasan masyarakat yang ingin bepergian menggunakan Commuter Line.

“Sejatinya pihak stasiun ikut bertanggungjawab terhadap kondisi lingkungan sekitar, karena ini merupakan pelayanan kepada masyarakat penumpang,” ujar ibu yang mengaku setiap hari melintas di jembatan penyeberangan itu.

Sementara itu, Hermanto, warga BSD lainnya minta agar Wali Kota Tangsel, untuk mengontrol apa yang dikerjakan Dinas Lingkungan dan Kebersihan setempat.

Dengan harapan mereka melaksanakan tugasnya penuh tanggungj awab, dan kepala dinasnya tidak hanya ngendon di dalam ruangan, tapi ikut turun ke lapangan untuk melihat kondisi lapangan agar tahu apakah kondisi di lapangan sudah bersih sesuai dengan diharapkan masyarakat. (*)