Tim Tenis Manggala Unggul Atas Tim WTC Tegal

36

TROPIS.CO, TEGAL – Tim Elkaha Tenis Club Manggala Wanabakti berhasil mengalahkan Tim WTTC Tegal 9-5 dalam latih tanding yang berlangsung di lapangan tenis UNES Tegal, Sabtu (27/6/2020).

Tim Manggala Wanabakti turun dengan kekuatan lengkap yang dimotori Hoedojo Oerip dan Ferry Santoso.

Kekuatan Elkaha TC kian bertambah dengan masuknya mantan pemain nasional Lilik HB, dan salah seorang pemain unggulan Perhutani Jawa Tengah Slamet.

Sementara WTTC Tegal pun sama menurunkan pemain pemain unggulannya. Sebut saja misalnya Karyoto, Sartono, Eko dan Rudi.

Selain itu, WTTC Tegal yang dimotori Soekirno, juga menurunkan pemain yunior kota Tegal, Andro dan Yusuf.

Tampilnya kedua pemain Pelti Kota Tegal ini, membuat suasana latih tanding, sangat berkualitas, hingga pertandingan berlangsung siang hari.

Pasangan Andro – Yusuf sempat berhadapan dengan pemain muda Elhaka Andri Agasi – Iwan Setiawan.

Pola permainan kedua pasang, bermain keras dengan smash smash tajam di pinggir net.

Set ini kemudian dimenangkan Andri – Iwan dengan skor 8-5.

Hampir semua set pertandingan berlangsung ramai berimbang hingga selisih angka dalam setiap set sangat tipis, dan diwarna tei break.

Diawali pertandingan pasangan Hoedojo Oerip – Andri Agasi dari Elhaka berhadapan dengan pasangan Sartono – Karyoto.

Sebelum tukar tempat, pasangan Hoedojo – Andri tertinggal 3-4.

Namun kemudian sempat dikejar hingga posisi 6-5 dan sama 6-6, lalu kemudian pasangan Sartono – Karyoto,merebut satu point hingga menjadi 6-7.

Dalam kòndisi genting, Pasangan Hoedojo – Andri mengubah strategi, hingga Hoedojo lebih memilih mencegat bola di depan net.

Dengan strategi itu, Hoedojo lebih leluasa melakukan smash smash tajam hingga tak mampu dikembalikan lawan.

Hingga kemudian, skor menjadi 7-7 dan tie break dan posisi akhir 7-8 untuk pasangan Sartono – Karyoto.

Tapi posisi 0-1 untuk Tim WTTC Tegal tidak berlangsung lama, setelah pasangan Agus DN – Lilik HB, berhasil mematahkan pasangan kombinasi Senior yunior Soekirno – Andro yang bertanding di lapangan Timur dengan skor 8-4.

Lalu kemudian pososi Tim WTTC Tegal kian tertinggal, setelah pasangan Ferry Santoso dari Elhaka mengalahkan pasangan Rudi – Eko.

Pasangan Safari – Yogi mengalahkan Teguh – Yusuf dan pasangan Rahmat – Iwan menundukan pasangan Rahman – Seno.

Skor kemenangan Tim Elhaka bertambah hingga 6-1, ketika pasangan senior – yunior Elhaka, Wahyono – Tedy mematahkan ambisi pasangan Dachori – Kariri.

Kekalahan Tim Elkaha berikutnya ketika pasangan Slamet – Ali Wafah, tak mampu menahan serangan pasangan Tim WTTC, Suroso – Bambang yang bertubi tubi.

Kendati Slamet sudah bekerja optimal, namun dewi fortuna tak memihak.

Pasangan Slamet – Ali Wafah harus puas menelan kekalahkan dengan skor 7-8 melalui tei break.

Kekalahan Tim Elhaka berikutnya, ketika pasangan H Usman – Tedi berhadapan dengan Djarot- Bambang Soeripto.

Tertinggal 2-4 sebelum tukar tempat, pasangan H Usman – Tedi kemudian mampu mengejar ketertinggalan hingga pada posisi 7-6.

Namun mungkin karena Tedi kelelahan, setelah bermain dua kali berturut turut tanpa jedah, hingga kemudian harus puas dengan skor akhir 7-8 setelah tie break dengan angka angka yang saling susul.

Berikutnya kekalahan Ferry Santoso – Safari 3-8 atas pasangan Karyoto – Rudi.

Walau kemudian kemenangan ini direbut balik oleh pasangan Hoedojo – Saridin, pasangan Andri – Iwan dan terakhir Slamet – Lilik HB.

Secara keseluruhan dalam teknik permainan ketua tim dapat dikatakan sangat imbang dan masing masing memiliki strategi bermain menyerang dan bertahan dengan pengembalian bola ke lawan yang cukup akurat.