Rimbawan Unggul Indonesia Maju

46
Melalui LKS ini dapat lahir rimbawan-rimbawan unggul lulusan SMK Kehutanan yang akan menjadi tenaga kerja yang handal dan kompeten sesuai kebutuhan DUDI. Foto : KLHK
Melalui LKS ini dapat lahir rimbawan-rimbawan unggul lulusan SMK Kehutanan yang akan menjadi tenaga kerja yang handal dan kompeten sesuai kebutuhan DUDI. Foto : KLHK

KAGAMA.CO, BOGOR – Dalam rangka pembentukan tenaga teknis menengah bidang kehutanan yang trampil, handal dan siap kerja, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melakukan pembinaan terhadap lima Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kehutanan Negeri dan sekitar 26 SMK lainnya yang memiliki jurusan kehutanan di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Hal ini dilakukan guna mendukung komitmen pemerintah dalam pembangunan SDM yang menitikberatkan pada pengembangan pendidikan vokasi.

Lomba Kompetensi Siswa SMK Kehutanan (LKS) merupakan ajang unjuk kebolehan siswa siswi SMK Kehutanan di seluruh Indonesia dalam penguasaan empat bidang kompetensi keahlian, yaitu Kompetensi Keahlian Teknik Inventarisasi dan Perpetaan Hutan (TIPH), Teknik Produksi Hasil Hutan (TPHH), Teknik Reklamasi dan Rehabilitasi Hutan (TRRH), dan Teknik Konservasi Sumber Daya (TKSDH).

LKS ini juga merupakan sarana untuk mempertemukan SMK Kehutanan dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), instansi pemerintah serta mitra potensial lainnya.

Selain itu, LKS ini juga merupakan media untuk mengasah kemampuan penguasaan lapangan dan membangun karakter serta daya juang siswa siswi SMK Kehutanan.

Tujuan kegiatan LKS adalah untuk: (1) Menyediakan wahana bagi siswa SMK Kehutanan untuk mengasah karakter positif, produktif, kreatif, inovatif serta kecintaan terhadap alam dan lingkungan; (2) Memotivasi siswa SMK Kehutanan untuk meningkatkan keahlian sesuai standar kompetensi yang dapat menarik minat dunia usaha dan dunia industri; (3) Mempromosikan performa kerja siswa dan meningkatkan citra SMK Kehutanan; (4) Membuka peluang kerja sama yang lebih intensif antara SMK Kehutanan dengan dunia usaha/dunia industri (DUDI), asosiasi profesi dan berbagai pihak lainnya; dan (5) Menyediakan sarana pengembangan dan pengakuan keunggulan kerja bagi siswa SMK Kehutanan yang memiliki kompetensi.

LKS dilaksanakan selama dua hari, Jumat dan Sabtu tanggal 15 hingga 16 November 2019, bertempat di Arboretum Ir. Lukito Daryadi, M.Sc. Kompleks Manggala Wanabakti, Jalan Gatot Subroto, Jakarta dan di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Rumpin, BDLHK Bogor.

LKS ini terdiri dari rangkaian kegiatan yaitu Lomba Kompetensi Keahlian (LKK), Jelajah Rimba dan Malam Rimbawan.

Diharapkan melalui LKS ini dapat lahir rimbawan-rimbawan unggul lulusan SMK Kehutanan yang akan menjadi tenaga kerja yang handal dan kompeten sesuai kebutuhan DUDI atau mengembangkan kewirausahaan bidang kehutanan. (*)