Mahasiswa KKN UBB Batin Tikal Sukses Produksi ZPT dari Lidah Buaya dan MOL dari Tape

34
Dua mahasiwa KKN Tematik UBB Angkatan XV di Kelurahan Batin Tikal sedang mencampurkan ekstrak Lidah Buaya sebagai bahan Zat Perangsang Tumbuh (ZPT) di Laboratorium Agribisnis UBB. Foto: UBB
Dua mahasiwa KKN Tematik UBB Angkatan XV di Kelurahan Batin Tikal sedang mencampurkan ekstrak Lidah Buaya sebagai bahan Zat Perangsang Tumbuh (ZPT) di Laboratorium Agribisnis UBB. Foto: UBB

TROPIS.CO, PANGKALPINANG – Setelah sukses membuat pupuk organik cair (POC) dari sampah Pasar Pagi Pangkalpinang, mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Universitas Bangka Belitung (KKN UBB) di Kelurahan Batin Tikal kembali sukses membuat  (ZPT) dari lidah buaya (Aloe vera) dan bioaktivator mikro organisme lokal (MOL) berbahan dasar tapai (tape).

Ketua Kelompok KKN UBB Batin Tikal Eriko menjelaskan bahwa sama seperti pembuatan POC, baik ZPT dari lidah buaya maupun MOL berbahan tape, merupakan salah satu dari program kerja (proker) devisi lingkungan KKN Tematik UBB 2020 yang bertemakan ‘Berkreasi dari Rumah untuk Pencegahan dan Edukasi Covid-19”.

KKN UBB Batin Tikal sendiri memiliki lima divisi dengan 10 program kerja (Proker).

“Seperti halnya pupuk organik cair yang telah kita panen pekan lalu, baik ZPT lidah buaya maupun MOL tape, semuanya akan kita bagi-bagikan kepada warga Kelurahan Batin Tikal.”

“Terutama sekali kepada kepada ibu-ibu PKK dan praktisi urban farming,” ujar Eriko, Ketua Kelompok KKN Tematik UBB Batin Tikal di Laboratorium Agribisnis, Selasa (28/6/2020).

Baca juga: Olah Sampah Pasar Pagi, Mahasiswa KKN UBB Produksi 800 Botol POC

Menurut Eriko, sebelum membuat ZPT dari lidah buaya, mahasiswa KKN UBB terlebih dahulu membuat bioaktivator atau starter berupa MOL dari bahan tape.

Diperlukan waktu lima hari proses fermentasi untuk memanen bioaktivator tersebut dan selanjutnya bioaktivator itu mereka manfaatkan untuk membuat ZPT lidah buaya.

“Melalui MOL tape buatan sendiri, pembuatan ZPT berbahan lidah buaya bisa jauh lebih murah.”

“Pasalnya, MOL tape itu berfungsi sama dengan bioktivator yang biasa dijual di pasaran, di sisi lain, cara pembuatannya pun tidaklah rumit,” kata Eriko.