Dubes Asing Aspresiasi Kinerja KLHK Semasa Pandemi Covid-19

30
Menteri LHK Siti Nurbaya berhalal bihalal dengan pejabat Kementerian LHK dan sejumlah Dubes asing di Indonesia. Foto: KLHK
Menteri LHK Siti Nurbaya berhalal bihalal dengan pejabat Kementerian LHK dan sejumlah Dubes asing di Indonesia. Foto: KLHK

TROPIS.CO, JAKARTA – Sembari mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441, sejumlah Duta Besar negara asing di Indonesia mengapreasi kerja keras Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang dipimpin Menteri Siti Nurbaya dalam masa pandemi Covid-19.

Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins mengapresiasi kepemimpinan Menteri Siti Nurbaya di sektor kehutanan dan lingkungan hidup selama masa pandemi.

“Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin. Saya sampaikan apresiasi kepada Menteri LHK, Indonesia mempunyai catatan kehutanan dan lingkungan hidup yang mengesankan, impresif,” ucap Owen Jenkins.

Menurutnya, Inggris merupakan mitra kehutanan sejak lama.

“Terima kasih atas undangan ini, saya berharap kita semua tetap bahagia, sehat, dan aman di masa pandemi,” kata Duta Besar Iggris untuk Indonesia dan Timor Leste itu.

Hal senada juga disampaikan Duta Besar Norwegia untuk Indonesia dan Timor Leste Vegard Kaale, serta Direktur UNDP Christophe Bahuet.

“Saya menyampaikan terima kasih atas undangan video conference ini, serta mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri bagi Menteri LHK dan semua jajaran KLHK,” tutur Kaale.

“Kami siap mendukung program kerja Ibu Menteri dan siap bekerjasama dengan KLHK,” tambah Bahuet.

Menteri LHK, Siti Nurbaya, Minggu (24/5/2020), mengundang sejumlah kedutaan asing di Indonesia untuk sama-sama Berhalal Bihalal dengan jajaran pimpinan Kementerian LHK secara virtual.

Turut hadir dalam agenda virtual ini antara lain Wamen LHK, Sekjen KLHK, Penasehat senior Menteri, Staff Ahli Menteri, Staf Khusus Menteri, Tenaga Ahli Menteri, dan seluruh pejabat eselon I dan II KLHK.

Juga hadir perwakilan UNDP, Duta Besar Norwegia dan Duta Besar Inggris, asosiasi pengusaha kehutanan, beberapa LSM, dan para mitra kerja KLHK lainnya.

“Saya bersama keluarga menyampaikan mohon maaf lahir dan batin kepada semua jajaran juga kepada para pihak yang selama ini selalu terlibat bekerja sama dengan KLHK untuk kepentingan bangsa,” tutur Menteri Siti yang saat melakukan pertemuan virtual didampingi anak dan cucunya.

Sejumlah Dubes asing apresiasi kinerja KLHK semasa pandemi covid 19

Satu persatu jajaran KLHK dan partisipan undangan menyampaikan pesan lebaran mereka dari lokasi masing-masing.

Beberapa diantaranya didampingi oleh keluarga, dan tak lupa mendapatkan sapaan hangat dari Menteri Siti.

“Pada kesempatan baik ini saya juga minta maaf pada para suami atau istri, mungkin pasangannya saya repotkan dengan tugas-tugas yang diberikan tanpa mengenal waktu.”

“Bahkan ada yang sampai malam atau dini hari masih dihubungi Menteri.”

“Saya ucapkan terimakasih atas dedikasi jajaran dan dukungan keluarga,” kata Menteri Siti.

“Dalam situasi sulit masa pandemi ini tetap dituntut melaksanakan tanggung jawab kerja dengan sebaik-baiknya karena sudah menjadi tuntutan publik yang harus kita penuhi.”

“Pesan saya, kita semua harus tetap bekerja secara konsisten dan berkesinambungan,” paparnya.

Di kesempatan yang sama Menteri Siti juga menitipkan pesan kepada kalangan dunia usaha untuk bekerja sama melakukan transfer teknologi sistem gambut kepada masyarakat, khususnya untuk teknologi pemantauan tinggi muka air tanah pada lahan gambut.

“Terima kasih atas kerja samanya, dan saya titip agar nanti transfer teknologi gambut juga dirasakan oleh masyarakat, tidak hanya swasta saja.”

“Ini mohon maaf masih bicara kerjaan di suasana begini, karena memang harus terus bekerja yang terbaik untuk Indonesia,” ujar Menteri Siti.

Halal Bi Halal secara virtual merupakan agenda lanjutan, setelah sebelumnya selama lebih dari dua bulan, jajaran KLHK harus bekerja di bawah protokol Covid-19.

Meski terbatas untuk bertemu karena kebijakan Work From Home (WFH) maka kerja di KLHK tetap berjalan dengan lancar.

Bahkan beberapa agenda dilakukan dengan dinamis dan cepat melakukan penyesuaian di bawah arahan Menteri LHK Siti Nurbaya, seperti program Perhutanan Sosial, penegakan hukum, konservasi, rehabilitasi, pengendalian kebakaran hutan dan lahan, hingga program-program kerja lapangan lainnya. (*)