Dibarengi Protokol Kesehatan, Wilmar Mitigasi Kebakaran

18
Wilmar Group melaksanakan protokol kesehatan, pihaknya berupaya untuk meningkatkan kesiagaan dengan melengkapi sarana dan prasarana pemadaman kebakaran serta menyediakan embung buatan dan alami. Foto: Wilmar
Wilmar Group melaksanakan protokol kesehatan, pihaknya berupaya untuk meningkatkan kesiagaan dengan melengkapi sarana dan prasarana pemadaman kebakaran serta menyediakan embung buatan dan alami. Foto: Wilmar

TROPIS.CO, JAKARTA – Wilmar kembali melaksanakan upaya mitigasi kebakaran di sekitar wilayah operasi Sumatera Selatan dan Kalimantan Tengah dalam menghadapi musim kemarau tahun ini.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaanya kali ini dibarengi dengan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Kordinator Regional Sustainability Kalimantan Tengah Region, Wilmar Group, Sarimanah mengakui, upaya pencegahan tahun ini menghadapi tantangan lebih besar karena pelaksanannya harus dibarengi dengan protokol pencegahan penyebaran Covid-19, seperti selalu menjaga kebersihan, menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencegah terjadinya kerumunan.

Sebagai konsekuensinya, sejumlah program ditiadakan, terutama aktivitas yang menyebabkan berkumpulnya orang dalam jumlah banyak, contohnya, sosialisasi kepada masyarakat yang rutin dilaksanakan.

“Sebagai gantinya, kami sosialisasi melalui papan pengumuman dan meningkatkan kewaspadaan serta kordinasi di internal,” ujar Sarimanah dalam keterangan persnya, Minggu (19/7/2020).

Baca juga: Indonesia Optimistis Menangi Gugatan Atas UE di WTO

Sejak merebaknya wabah, perusahaan telah membatasi aktivitas demi memutus rantai penyebaran penyakit.

Salah satunya adalah dengan membatasi keluar-masuk orang ke wilayah perkebunan (estate), sehingga simulasi mitigasi kebakaran yang biasanya dilakukan bersama, saat ini digelar di masing-masing kebun.

Sarimanah mengatakan, Wilmar telah menyusun peta risiko kebakaran 2020 dengan memasukkan perimeter 2018 dan 2019.

Pihaknya juga memastikan akses-akses menuju lokasi daerah yang diprediksi rawan kebakaran tersedia.