Danu Wicaksana: Di Tengah Pandemi Covid-19, Ada Kenaikan Demand Signifikan

13
Danu Wicaksana, Managing Director Healtech Good Doctor Technology Indonesia, mengungkapkan bahwa layanan konsultasi dokter, baik dokter umum maupun dokter spesialis, naik tujuh hingga delapan kali lipat. Foto: ALUMNINGGRIS.COM
Danu Wicaksana, Managing Director Healtech Good Doctor Technology Indonesia, mengungkapkan bahwa layanan konsultasi dokter, baik dokter umum maupun dokter spesialis, naik tujuh hingga delapan kali lipat. Foto: ALUMNINGGRIS.COM

TROPIS.CO, JAKARTA – Good Doctor Technology Indonesia, perusahaan penyedia layanan kesehatan berbasis teknologi bermitra dengan Grab, salah satu aplikasi serbabisa terkemuka di Asia Tenggara, telah meluncurkan solusi layanan kesehatan digital lengkap dalam satu platform Grab yang disebut GrabHealth powered by Good Doctor.

“Kami bersyukur karena pandemi Covid-19 ini karena sebagai salah satu pemain teknologi, kami mendapatkan kenaikan demand yang signifikan dari masyarakat,” tutur Danu Wicaksana, Managing Director Good Doctor Technology Indonesia dalam acara diskusi IABA (Indonesia Association of British Alumni) Webinar and Charity yang digelar lewat konferensi video belum lama ini.

Namun, menurutnya, hal itu juga memberikan tekanan yang tinggi sebab mereka mesti memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik.

“Kami harus merekrut dokter sebanyak mungkin, tentu saja itu menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Good Doctor Technology,” ujar pria lulusan Univesity of Birmingham ini.

Baca juga: Guna Jaga Daya Beli Masyarakat Perdesaan, Rp10,2 Triliun untuk Peningkatan Irigasi dengan PKT Dikucurkan

Dia mengungkapkan, di masa pandemi Covid-19 ini, layanan yang paling diminati masyarakat dari Good Doctor Technology adalah layanan konsultasi dokter, baik dokter umum maupun dokter spesialis, yang naik tujuh hingga delapan kali lipat.

“Oleh sebab itu, kami harus dapat memenuhi kebutuhan tersebut sehingga kami harus memastikan bahwa para dokter yang menjadi mitra kami siaga 24×7,” kata Danu.

Kedua, dia menyatakan, layanan yang diminati masyarakat adalah Health Mall atau e-commerce.

“Di masa penerapan physical distancing seperti sekarang, banyak juga orang merasa perlu segera ke apotek atau rumah sakit hanya untuk mengobati penyakit yang ringan atau sekadar badan kurang sehat.”

“Melalui GrabHealth powered by Good Doctor, kami menjadi media dimana masyarakat dapat memesan dan segera mendapatkan obat atau vitamin yang mereka butuhkan, serta langsung diantarkan ke rumah mereka dalam waktu 30 hingga 45 menit.”

“Inilah dua bisnis line kami yang saat ini sangat melonjak, kami sangat bersyukur tapi juga memberikan tanggung jawab yang besar pada kami untuk melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya,” paparnya.

Danu menyampaikan juga bahwa sebagai startup di bidang health care technology, di masa yang genting seperti ini, Good Doctor tengah melakukan rekrutmen terhadap dokter umum dan dokter spesialis dari seluruh Indonesia.

Hal ini sesuai juga dengan petunjuk dari Kepala BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo bahwa seluruh dokter di Indonesia mesti bersatu guna menghadapi pandemi virus corona.

Baca juga: Guna Percepatan Penanganan Covid-19, Kementerian PUPR Alokasikan Dana Rp 44,58 Triliun

Lewat platform telemetry seperti GrabHealth powered by Good Doctor, para dokter tersebut bisa melayani pasien dari mana saja.

“Selain merekrut dokter, kami telah bekerja sama dengan lebih dari 1000 farmasi, dari yang besar seperti Century, K24 hingga apotek kecil yang tersebar di berbagai pelosok Indonesia.”

“Teman-teman IABA yang berprofesi sebagai dokter atau yang memiliki usaha di bidang farmasi bisa menghubungi kami untuk menjalin kerja sama melayani masyarakat.”

“Good Doctor juga melaksanakan CSR dengan melakukan Rapid Test dan PCR (Polymerase Chain Reaction) Test gratis untuk tenaga kesehatan yang ada di wilayah Jabodetabek dan diperluas ke lima kota besar lainnya seperti Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar,” pungkas Danu. (*)