Aprobi Mesti Konsisten Kampanyekan Biodiesel dengan Baik pada Masyarakat

30
Ignasius Jonan menerima penghargaan dari Ketua Umum Aprobi MP Tumanggor (paling kiri) didampingi Martias (kedua dari kiri), Ketua Harian Aprobi Paulus Tjakrawan (kedua dari kanan), serta Sekretaris Jenderal Stanley Ma (paling kanan). Foto : Wisesa/tropis.co
Ignasius Jonan menerima penghargaan dari Ketua Umum Aprobi MP Tumanggor (paling kiri) didampingi Martias (kedua dari kiri), Ketua Harian Aprobi Paulus Tjakrawan (kedua dari kanan), serta Sekretaris Jenderal Stanley Ma (paling kanan). Foto : Wisesa/tropis.co

TROPIS.CO, JAKARTA – Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) perlu melakukan kampanye yang baik secara konsisten kepada masyarakat sehingga tak ada resistensi bila harga biodiesel mengalami kenaikan atau penyesuaian.

Pandangan itu disampaikan oleh mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESM) Ignasius Jonan dalam acara Indonesia Biodiesels Leader Forum di Jakarta, Jumat (8/11/2019).

Dia mencontohkan apa yang terjadi untuk produk rokok dan pulsa atau kuota data internet yang tidak pernah mengalami resistensi atau penolakan bila mengalami kenaikan harga.

Baca juga: Pemerintah Perkuat Diplomasi Sawit Tangkal Kampanye Negatif 

Menurut Jonan, hal yang sama bisa berlaku pada biodiesel jika Aprobi melakukan kampanye secara konsisten dengan konten yang bagus kepada masyarakat.

“Aprobi bisa mengajak pihak lainnya seperti Pertamina dan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) untuk membuat kampanye bersama.”

“Selain itu, Aprobi mesti duduk bersama dengan para pemangku kepentingan lainnya untuk membicarakan standar kualitas B30 yang baik agar tidak mengurangi kinerja mesin,” ujar Jonan.

Dia pun yakin Pemerintah Indonesia konsisten untuk menerapkan kebijakan B30, B50, hingga B100 ke depan sesuai dengan harapan Presiden Joko Widodo.

Baca juga: Sawit Kunci Pencapaian SDGs

Dalam kesempatan itu, Aprobi juga memberikan apresiasi kepada Jonan yang selama menjabat sebagai Menteri ESDM memberikan dukungan penuh terhadap industri sawit Tanah Air, termasuk dalam penetapan kebijakan mandatori B20 dan B30.

“Kami menghargai upaya yang dilakukan Pak Jonan yang selama menjabat sebabagi Menteri ESDM selalu memberi dukungan  penuh pada industri sawit,” ujar Ketua Umum Aprobi Master Parulian Tumanggor. (aby)