500 Sarhunta di NTB Dibangun guna Dukung Pemulihan Pariwisata

17
KSPN Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah menjadi salah satu kawasan di Pulau Lombok yang tempat pelaksanaan Pembangunan Sarhunta dibagi menjadi dua yakni pertama, peningkatan kualitas rumah tidak layak huni menjadi layak huni sebagai Sarhunta serta peningkatan kualitas rumah tidak layak huni disepanjang koridor menuju lokasi pariwisata. Foto: Youtube
KSPN Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah menjadi salah satu kawasan di Pulau Lombok yang tempat pelaksanaan Pembangunan Sarhunta dibagi menjadi dua yakni pertama, peningkatan kualitas rumah tidak layak huni menjadi layak huni sebagai Sarhunta serta peningkatan kualitas rumah tidak layak huni disepanjang koridor menuju lokasi pariwisata. Foto: Youtube

TROPIS.CO, JAKARTA – Memasuki fase tatanan normal baru (new normal) pemerintah fokus pada dua hal yakni penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi.

Guna mendukung pemulihan ekonomi khususnya di sektor pariwisata, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melaksanakan penataan di lima Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Prioritas yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo dan Manado – Likupang, salah satunya dengan mendorong pelaksanaan Program Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta).

“Dalam tatanan normal baru untuk hidup berdamai dengan pandemi Covid-19, Pemerintah meyakini bahwa sektor ekonomi utama yang dapat rebound dengan cepat adalah sektor pariwisata.”

“Untuk itu, tidak ada kegiatan pembangunan infrastruktur pada 5 KSPN yang dihentikan,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa (30/6/2020).

Program Sarhunta merupakan rangkaian kegiatan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk 2.750 unit rumah tidak layak huni agar bisa menjadi homestay.

Baca juga: Pertanian Mampu Gerakkan Roda Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19

Desain Sarhunta harus mencerminkan adat daerah setempat.

Desain dapat dimodifikasi menjadi lebih modern, tetapi tidak meninggalkan kearifan lokal sebagai upaya menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara untuk meningap di hunian tersebut.

Program Sarhunta dilaksanakan di KSPN Danau Toba Sumatera Utara sebanyak 1.000 unit, KSPN Borobudur Jawa Tengah 350 unit, KSPN Mandalika Nusa Tenggara Barat (NTB) 500 unit, KSPN Labuan Bajo 600 unit dan KSPN Manado – Likupang Sulawesi Utara 300 unit.

Total anggaran program ini sebesar Rp429,23 miliar.