Selasa, 28 Maret 2023

KLHK Normalisasi Situ Pladen Menjadi Kawasan Wisata

REKOMENDASI

TROPIS.CO, JAKARTA – Kualitas air di Situ Pladen, Beji, Depok kini menunjukkan perbaikan, setelah dipasang nano bubble selama sekitar tiga minggu. Tingkat keasamannya (pH) meningkat dari 2,99 menjadi 7.

“Baunya pun sudah tidak separah dulu. Nano bubble ini memang bermakna untuk menaikkan kadar oksigen,” ungkap Dirjen PPKL KLHK Karliansyah, saat acara media briefing di Jakarta belum lama ihi.

Sebelumnya, pada Februari 2019, masyarakat di sekitar Situ Pladen, Depok meminta Menteri KLHK Siti Nurbaya untuk datang dan melihat kondisi situ yang sudah sangat buruk.

“Dua hari kemudian kami datang ke sana. Itu baunya luar biasa, airnya berwarna hijau kehitam-hitaman.”

“Sedimentasinya, di tepinya kedalaman hanya sekitar 20 sentimeter, dan bagian yang terdalam hanya dua meter,” papar Karliansyah.

Situ Pladen semula memiliki luas sekitar 7 hektare. Seiring berjalannya waktu luasan itu berkurang menjadi 4,3 hektare, dan saat ini hanya tinggal 1,27 hektare.

Luasan situ berkurang karena di sekelilingnya berubah menjadi pemukiman.

Kondisi situ semakin parah karena limbah domestik dari 1500an KK yang tinggal di sekitarnya, dibuang ke Situ Pladen tanpa pengolahan terlebih dahulu.

Guna mengembalikan fungsi situ tersebut KLHK pun bekerja sama dengan berbagai pihak melakukan revitalisasi dan normalisasi Situ Pladen.

Yang dilakukan pertama yakni mencegah masuknya sampah ke dalam situ, mengembalikan fungsi inlet yang tertutup tanaman, memasang jaring-jaring untuk sampah, dan membangun TPS.

KLHK, melalui Ditjen PSLB3 juga menjajagi teknologi daur ulang sampah yang tepat.

Untuk memperbaiki daya tampung situ, dilakukan pengerukan yang akan dilaksanakan oleh Dinas Sumber Daya Air Depok.

Kini juga sedang didesain untuk IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah)
komunal.

Pemasangan nano bubble sudah dilaksanakan dan cukup efektif memperbaiki kualitas air.

Dan terakhir menjadikan Situ Pladen ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat rekreasi.

Nantinya di lokasi ini akan dibangun taman teratai, tempat pemancingan, dan arena terapung yang bisa digunakan untuk pertunjukan musik, teatrikal, dan aktivitas seni lainnya.

“Sekarang sedang disiapkan desainnya. Kita berharap Desember sudah ada perkembangan yang signifikan,” ujar Karliansyah.

Jika upaya ini berhasil, bisa diterapkan pada 22 situ lainnya yang masih ada di kawasan Depok. (rin)

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU

Ads sidebar

POPULER